Saturday, December 9, 2006

biodata

Ribut Sumiyono lahir di Mojokerto, 6 Juni 1963. Belajar membuat patung batu sejak kelas 4 sekolah dasar pada almarhum Bapak Harum dan Bapak Wagiran.
Mulai membuka usaha sendiri dengan bendera"Selo Adji" tahun 1986. Selo berasal dari bahasa jawa yang berarti batu dan adji dapat diartikan berharga.
Mulai ramai mendapat pesanan tahun 1990-an.Ketika Indonesia sedang mengalami krisis moneter justru pesanan patung batu menapai puncaknya.

Untuk meningkatkan kemampuannya membuat patung batu, Cak Ribut, demikian panggilan akrabnya, rela bersepeda pancal berkeliling candi dan museum ---bahkan sampai ke candi Penataran di Blitar.
Studi gambar pada candi pun dilakoninya sampai ke Jawa Tengah. Museum purbakala di Trowulan sepertinya menjadi referensi penting dalam proses kreatifnya, selain foto copy pada buku sejarah.Setelah punya modal, Cak Ribut membeli kamera untuk mendokumentasikan gambar patung di candi dan museum maupun karya patung dan gerabahnya yang tersebar di banyak tempat.

Cak Ribut didampingi istri yang setia: Ririk Tri Puspitaningsih, dan putra-putri yang cerdas:
Bayu Bimantara dan Rinjia Mayexa.

Untuk menghindari kejenuhan, Cak Ribut menyalurkan pada hobi mengoleksi motor besar dan motor antik.Untuk memperluas persahabatan Cak Ribut menjadi anggota MACI (Motor Antik Club Indonesia) dan HDCI (Harley Davidson Club Indonesia).

Saat ini koleksi motor nya adalah:
-Harley Davidson: H.D WLA Army tahun 1942
-BSA A7 tahun 1953
-BSA kop klep tahun 1948

No comments: